Monday, June 27, 2011

Munafiq??

Rasa malu. Malu pada diri sendiri, malah lebih malu kepada Allah. Kenapa? Sebab aku malas. Dan aku sungguh sungguh cemburu dengan orang yang baik. Bagaimana mahu jadi seperti mereka? Imannya bagaikan tidak terkacau biarpun mereka berseorangan. Mungkin kerana aku berseorangan. Adakah aku ini munafik? Melakukan amalan yang banyak ketika ramai orang, dan mengurangkan amalanku apabila aku berseorangan? Dan aku teringat kisah Hanzalah bertanya kepada Rasulullah, “Hanzalah telah munafik! Hanzalah telah munafik!”

Lantun Hanzalah pada dirinya. Kakinya mengerah cepat ke Masjid. Nabi pasti ada disana fikirnya. Riak ketakutan dan secebis penyesalan terlukis diwajahnya.

“Hanzalah telah munafik! Hanzalah telah munafik!” Diulangnya beberapa kali.

Sedang dalam perjalanan, Hanzalah berselisih dengan Saiyidina Abu Bakar As Siddiq. Saiyidina Abu Bakar terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Hanzalah tersebut.

“Apakah yang telah kau katakan ini wahai Hanzalah?” Tanya Abu Bakar

“Wahai Abu Bakr, ketahuilah Hanzalah telah menjadi munafik. Aku ketika bersama Rasulullah aku merasakan seolah-olah syurga dan neraka itu sangat hampir padaku. Aku menangis kerana takutkan neraka.”

“Namun. Dirumah aku ketawa riang bersama anak-anak dan isteriku . Hilang tangis aku bersama Rasulullah.”

“Aku telah menjadi munafik!” Ujar Hanzalah sambil teresak-esak bimbangkan akan dirinya.

Saiyidina Abu Bakar terkejut.

“Kalau begitu aku pun munafik. Aku pun sama denganmu wahai Hanzalah.”

Lantas, kedua-dua sahabat ini bersama-sama menemui Rasulullah. Tangisan tidak berhenti. Mereka benar-benar ketakutan.

Takut pada Allah. Takut azab neraka yang sedia menunggu para munafik.

Hati mereka gementar.

Sesampainya di hadapan Rasulullah, Hanzalah bersuara.

“Wahai Rasulullah, Hanzalah telah munafik.”

Rasulullah bertanya. “Kenapa?”

“Ketika aku bersamamu ya Rasulullah, aku merasakan seolah-olah syurga dan neraka itu sangat hampir. Lantas air mataku mengalir. Tapi, dirumah aku bergurau senda keriangan bersama anak-anak dan isteriku . Tidakkah aku ini seorang munafik ya Rasulullah”

Rasulullah tersenyum.

Lantas baginda bersabda,

“Demi yang jiwaku di tangan-Nya andai kalian tetap seperti kalian di sisiku dan terus berzikir niscaya para malaikat akan berjabat tangan kalian, sedang kalian berada di atas tempat tidur dan di jalan raya, akan tetapi wahai Hanzalah, ada waktumu (untuk beribadah) dan ada waktumu (untuk duniamu)”. HR. Muslim.

Nasihat buat diri yang sedang rasa lemah, haa. ni dah lama tak duduk bulat-bulat ramai-ramai untuk sama-sama merebut ‘itu’, aah indah benar perasaan tu. Bila tengok si A tengah menghafal surah ni, kita pun nak hafal. Bila tengok si B buat solat sunat lepas jemaah maghrib, rasa tak sedap pula nak duduk kat belakang musolla tanpa solat sunat…

P.S : Comel betul Nabi Muhammad SAW pujuk Hanzalah. kan? :)

Thursday, June 23, 2011

Khulafa' Arrasyidin

Who will give you a more pure form of understanding than the man who traveled miles and miles of desert with the Prophet to seek aid and hostage with him?

He is Abu Bakr

Who will give you a more pure form of understanding than the one hid between the sheets of the Ka'abah to spy on the Prophet while unconsciously accepting the word of God and finally bowing down to Allah 3aza wa jal when hearing surah Taha?

He is Umar Al Khattab

Who will give you a more pure form of understanding than the man whom when he passed by Muhammad (saw), the Prophet covered his legs (out of shyness) because of the greatness of this man's piety?

He is Uthman Ibn Affan

Who will give you a more pure form of understanding than the first boy who cried out to the Prophet and told him he believed that he indeed was the messenger of Allah while he was mocked and laughed at by his own people?

And he is Ali b Abi Talib



Quote for today

O Allah, guide me. Show me if i am wrong.
Forgive me my sins

Dont let me go astray please ya Allah


Tuesday, June 21, 2011

Do we realised this?

Do not get confused

"They wish you would disbelieve as they disbelieved so you would be alike. So do not take from among them allies until they emigrate for the cause of Allah . But if they turn away, then seize them and kill them wherever you find them and take not from among them any ally or helper."
4:89

May Allah guide us

" O Allah please guide me when i feel lost and i know having you is more than enough for me "
Amin

Monday, June 20, 2011

Where is my Salahuddin?


I guess everyone knows this inspiring Muslim guy. He was the one who leads the Muslim in the Crusade. He was the celebrated hero and a role model for many leaders in this time and many years to come. He was a devout Muslim to whom Islam meant everything.

One asked Salahuddin "Why do you never laugh?"
And look what did he answered

"How can I laugh when Masjid Al Aqsha is not free?!"

And the first time they saw he laughed was on the day of liberation of Masjid Al Aqsha
It was when the Muslims won in the Crusade
Subhanallah
This was Salahuddin, the example for the leaders to come and true servant of Allah
May Allah's mercy be upon him.Amin.

So
How are our brothers and sisters in Palestine?
They keep fighting for their country
and tell the world they are not terrorists
The young brothers in Palestine are becoming syuhada
not forgetting in Libya,Yemen and elsewhere

"You blame me for defending myself
Against the ways of my enemies
I'm terrorized in my own land
And I'm the terrorist"
Lyrics of Look into my Eyes by Outlandish

I really hope one day i'll go to Palestine
I wanna be with them
Wipe their tears
And make them smile
and be one of the syuhada
inshaAllah
Amin Ya Rabbalalamin



Gaza will be free
Al Aqsha will be free
Palestine will be free
We will return Palestine. InshaAllah.

O Allah may you keep our faith stronger than their bombs
Ameen

Saturday, June 18, 2011

My Dad My Super Hero


Tomorrow is Father's Day and yes i guess everyone knows that
So what so special?
Hey its Father's Day but yeah we can have this Father's Day thing all the year dont you think?

Alhamdulillah till now i still can see your face, i still can hear your voice and your jokes
i still can talk to you each day
My one and only daddy, Mr Osman bin Johari.

You know dad, I've never seen your tears.
I once saw your eyes was red when grandma was going to meet Allah.
That's it. You are tough. Very tough indeed.
You support me in everything
You are my biggest fans ever
You know when i am sad and you try to cheer me up
And even when i was in college you know that i am not okay just by listened to my voice
You always understand me. No matter what.
You never put me down
You make me laugh when i insist on being mad haha
you always think i am still a baby but i guess you just want me to always be your little girl.
Dad, someday i may find my prince but you will always be my King.
Forever and Ever.
Your advice will always here in my heart
You are the greatest gift i ever had came from Allah
i will try my best to be good enough for you. InshaAllah.

May Allah shower you with His bless and care
I want to be with you again in Jannah
Our eternal home inshaAllah
with mom and our big family

“And your Lord has ordered that you worship none but Him, and that you be dutiful to your parents. If either of them attain old age in your life, say not to them a word of disrespect, nor shout at them, but speak to them kindly. And serve them with tenderness and humility and say, “My Lord, have mercy on them, just as they cared for me as a little child.” [17: 23-24]

I hope you like the cake and i am going to made a card for you, Mr Handsome :)

Thursday, June 16, 2011

Sudikah awak jadi Ali buat saya?

Terlalu banyak jolokan jolokon cinta buat para remaja pada zaman era "teknologi " masa kini. Budak-budak sekolah rendah pun dah ada pakwe makwe tau? Dengan handphone pun berkepit 24jam. Dulu kecik2 kakak tak ada handphone dik. Dah naik tingkatan baru ada tau. Haiihhhh astargfirullah. Memang cinta itu fitrah tetapi jangan sekali-kali jadikan fitrah itu menjadi fitnah.

Over sangat tak kalau saya nak kata saya nak jadi Fatimah? Hm awak nak jadi Ali buat saya?

Siapa yang tak kenal Ali bin Abi Thalib? Pemuda yang antara yang terawal memeluk agama Islam. Mendapat gelaran Karramallhuwajhah dan pemuda yang berani sehingga ketika umur beliau baru 12 tahun, beliau sanggup tidur di tempat Rasulullah pada ketika pihak kafir Quraisy ingin membunuh baginda. Subhanallah.

Siapa pula yang tidak kenal Fatimah? Puteri kesayangan Rasulullah yang menjaga Rasulullah selepas kewafatan ibunda tercinta Siti Khadijah. Fatimah lah yang sentiasa berada di sisi ayahandanya ketika orang kafir Quraisy menyakiti Rasulullah. Dia lah yang membersihkan tahi2 unta yang dilemparkan ke atas ayahandanya. Fatimah sangat cantik dan pemalu sehingga ada hadith Rasulullah yang bermaksud: Semua makhluk akan tunduk dan berpaling pandangan mereka dari Fatimah melintasi titian sirat. MashaAllah.

Kedua-dua insan mulia ini saling mencintai dalam diam. Ali, pemuda yang sangat disegani pada ketika itu langsung tidak sombong dengan kedudukannya disisi Rasulullah jauh sekali mengambil kesempatan. Pada saat Saidina Abu Bakar dan Saidina Umar telah datang melamar puteri Rasulullah, Ali merasa sangat hina kerana kedudukan kedua sahabat Rasulullah itu dan merasakan dirinya tidak layak mendampingi Fatimah.

Rasulullah mengetahui cinta antara puteri baginda dan Ali kerana itu baginda menolak lamaran Abu Bakar dan Umar. Rasulullah pernah berkata kepada Ali yang bermaksud :

"Hai Ali engkau wajib bergembira sebab Allah sebenarnya sudah lebih dahulu menikahkan engkau di langit sebelum aku menikahkan engkau di bumi!"

Lihat betapa hebatnya kedua insan yang dicintai Rasulullah ini menjaga maruah dan cinta mereka. Walaupun ada cinta dihati mereka tidak pernah keluar berdua-duaan, menaiki unta bersama-sama, berbalas surat cinta apalagi menjadikan diri mereka untuk diangau angaukan sehingga tiada siapa yang mengetahui gejolak perasaan mereka.

Adakah Ali berani menikahi Fatimah sebelum menyiapkan diri menjadi pemuda yang terbaik buat Fatimah?
Sesungguhnya cinta yang berlandaskan syariat itu lebih indah.

Kata-kata Ali buat Fatimah
"Dia ibarat bunga dari syurga, yang datang dan telah pergi tetapi harumnya tetap terpahat sampai bila-bila"
Aww sweet kannnnn? Subhanallah.Inilah nikmatnya cinta kalau Allah berkati :)

InshaAllah sama-samalah kita berusaha mengejar cinta agungNya dulu. Perjalanan masih jauh. Dia Maha Tahu jodoh kita. InshaAllah kalau suka sama suka mintalah bantuan orang tengah. Alahai apa class guna orang tengah. Tak macho la. Bukan sebab "tak macho" tapi sebab Islam yang mengajar kita sedemikian. Ingat ! Islam is the way of life :)

Wallahua'lam. Moga-moga bertemu jodoh yang soleh dan solehah. Ameen.

Wednesday, June 15, 2011

i found love in Halaqah

Halaqah ini adalah halaqah cinta kita...

Jika sepasang kekasih berdating ditaman
kita tidak sabar-sabar berdating dalam halaqah
jika sepasang kekasih bercumbuan dalam sembunyi, jauh dari orang,
kita berkasih sayang dalam terang tanpa takut dan bimbang
jika sepasang kekasih bermain madah berhelah
kita berhibur dengan madah kalamullah,
jika sepasang kekasih memadu kasih atas dorongan nafsu,
kita berkasih atas landasan ukhuwahfillah,
jika sepasang kekasih menunaikan apa sahaja kemahuan kekasihnya
kita pula berusaha sedaya upaya menunaikan apa saja kemahuan Pencipta kita
jika sepasang kekasih saling menjaga hati
kita sentiasa menjaga akhlak saling menasihati agar bertambah kualiti
jika sepasang kekasih merasakan dunia ini mereka yang punya
kita sentiasa menyedari hakikat dunia ini Allah yang punya
jika sepasang kekasih sanggup berkorban harta, keluarga dan maruah demi cinta
kita sanggup korbankan segala galanya demi cinta agungNya
dalam masa yang sama mencintai keluarga dan memelihara maruah setingginya

sesungguhnya Islam itu amanah


Ibnu Taimiyah berkata
" Jangan anda menduga bahawa amanah itu cukup melakukan wudhu dengan satu bejana air dan melaksanakan solat dua rakaat di mihrab. Sesungguhnya amanah itu adalah mendakwahkan agama ini ke seluruh manusia"

Sesungguhnya amat besar tanggungjawab ini.
Mendakwahkannya ke seluruh manusia?
Adakah aku mampu ya Allah?
Diri sendiri pun banyak dosa
Inikan pula nak bawa orang lain
Bukan ke ni kerja rasul?
Bertalu-talu soalan menerjah fikiran

Firman Allah berfirman :
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah yang mungkar " (Ali Imran:110)

Allah begitu yakin kita manusia yang dilantik menjadi khalifah di muka bumi ini untuk membawa ajaran Islam.
Wahai teman,
Islam itu tinggi dan tiada yang lebih tinggi darinya
Islam itu bukan sekadar agama tetapi cara hidup
Bila Rasul tiada siapa lagi nak warisi kerja Rasul kalau bukan kita?
Ya, kita memang tidak mampu menanggung risalah ini tetapi mahukah kita tertipu dengan alasan itu?
Kelemahan diri untuk diperbaiki bukanlah dikesali semata-mata.
Tawaduk suatu sifat terpuji tetapi bila ia terlalu menguasai diri bukan lagi tawaduk namanya
Sebaliknya alasan ciptaan syaitan supaya kita meninggalkan kerja mulia ini.
Allah menyuruh kita memikul amanah sebagai daie dan Allah melarang kita berputus asa daripada rahmatNya
Teman yang dikasihi kerana Allah,
Dalam mengajak manusia kejalan Allah
jangan terlalu runsing memikirkan natijah kerana natijah itu urusan Allah
Allah hanya akan menanya apa yang kita buat bukan hasilnya
Yang paling penting keikhlasan kita dalam beramal mengikut sunnah Rasulullah
Bukan ke kita nak buat reunion di Syurga?
Kalau tak sebarkan Islam yang indah bagaimana dengan kawan-kawan kita yang sama-sama belajar di sekolah, pergi cafe makan sama-sama, borak sama-sama nak datang reunion tu?
Bagaimana nanti kalau di akhirat tiba-tiba ada kawan kita yang berkata :

“Ya Allah, janganlah Kamu masukkan ia ke dalam taman keindahan itu. Ia seorang berilmu, namun ia tidak menyampaikannya kepada kami. Ia seorang naqib, namun ia tidak pernah berusrah dengan kami. Ia seorang pemimpin, namun ia tidak pernah membimbing kami. Ia seorang kuat ibadah, namun tidak pernah menunjuki kami. Masukkan ia ke neraka Ya Allah.”


Tidakkah kita takut hal ini terjadi kepada kita wahai temanku yang beriman?Naudzubillah.
Ingatlah sabda Rasulullah SAW yang bermaksud

" Jika seseorang mendapat hidayah daripada Allah lantaran kamu, ianya lebih baik agimu daripada apa yang disinari matahari"

Subhanallah. Sungguh tidak ada yang lebih menggembirakan apabila melihat keluarga dan rakan-rakan kita
sama-sama tunduk dan patuh kepada perintahNya.
Marilah kita berusaha mewarisi tugas Rasulullah demi mengejar cinta agung Allah

inshaAllah .

:)